Membangun rumah membutuhkan usaha yang tidak mudah. Selain waktu yang lama, dalam hitungan bulan dan tahun, juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kebutuhan dana mulai dari saat perancangan oleh desainer rumah, saat pelaksanaan proyek oleh ahli konstruksi, sampai pada saat finishing. Setiap tahap pembangunan membutuhkan dana tersendiri yang apabila dijumlahkan secara keseluruhan akan terlihat jelas betapa besar dana yang harus dikeluarkan.

Menabung merupakan usaha yang lumrah dilakukan oleh orang untuk bisa membangun rumah yang diimpikan. Cara menabung untuk membangun rumah dapat dilakukan dengan dua cara antara lain :

  1. Menabung Uang

Menabung uang yang disisihkan merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan. Uang yang ditabung bisa dialokasikan langsung secara khusus atau menabung uang sisa kebutuhan setiap bulan. Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda, namun sebaiknya uang dialokasikan seperti alokasi kebutuhan pokok dengan besaran yang ditetapkan. Apabila menabung dengan uang sisa kebutuhan biasanya tidak ada uang sisa setiap bulannya, alhasil tabunganpun tidak bertambah jumlahnya.

Menabung uang juga dapat dilakukan dengan cara membelikannya logam mulia, misalnya emas batangan. Keuntungan menabung dalam bentuk emas antara lain nilai emas yang tidak menyusut sehingga harganya akan cenderung tetap atau bahkan bertambah dari waktu ke waktu. Apabila membutuhkan nanti emasnya bisa dijual lagi dengan harga sesuai dengan nilainya saat menjual.

  1. Menabung material

Cara lain yang dapat dilakukan selain menabung uang adalah menabung dalam bentuk material bahan bangunan. Saat mempunyai uang Anda dapat membeli material bahan bangunan sedikit demi sedikit. Tentu saja material yang dibeli duluan adalah material yang tahan lama. Batu kali dapat dibeli lebih dahulu daripada material lain. Batu kali tidak akan aus atau hilang dan tidak perlu perawatan yang khusus, tinggal ditempatkan di area yang aman.

Setelah batu kali terbeli selanjutnya bila uang terkumpul lagi dapat membeli batu bata, kemudian pasir, kemudian besi, selanjutnya semen. Sehingga setelah komplit semua material Anda dapat memulai pembangunan rumah.

 

Membangun rumah juga dapat dilakukan secara bertahap, tidak harus langsung semua. Mulai dari pembangunan pondasi rumah. Setelah itu mengumpulkan uang lagi, setelah cukup kemudian dilanjutkan dengan pembangunan struktur rumah, terus pembangunan keatas sampai atap.

Dengan rumah yang belum sempurna sudah dapat ditempati. Tahap finishing dilakukan saat rumah sudah ditempati.

Membutuhkan kesabaran dan keuletan untuk bisa membangun rumah dengan anggaran yang terbatas. Dengan pola seperti ini Anda dapat menekan biaya pembangunan rumah. Biaya yang dikeluarkan bisa jadi hanya 70% dari harga rumah saat beli pada pengembang. Lebih hemat bukan ? Dana yang selanjutnya Anda dapat gunaka untuk pengadaan perlengkapan rumah yang lain, seperti perabotan, tempat tidur, sumur, dan lain sebagainya.