Cara Menjadi Marketing Property Freelance

Cara Menjadi Marketing Property Freelance

Rumah atau Papan merupakan kebutuhan primer Manusia, karena itu rumah merupakan salah satu kebutuhan yang paling dicari. Kebutuhan papan tidak hanya berupa rumah saja, melainkan beserta isi rumah seperti Furniture dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Terbatasnya lahan serta terus meningkatnya penduduk yang membutuhkan rumah di wilayah-wilayah kota besar seperti Bandung dan Cimahi membuat harga rumah dikedua wilayah itu terus merangkak naik.

Akibatnya pertumbuhan perumahan-perumahan baru di wilayah pinggiran ke arah Bandung barat seperti Cisarua, Lembang, dan Dago walau termasuk wilayah Kawasan Bandung Utara dimana setiap rumah memiliki KDB (Koefesien Dasar Bangunan) rata-rata 20% hingga 30%, tidak mengurungkan niat pencari rumah memiliki rumah di wilayah ini, malah bisa dibilang sebagai wilayah favorit.

Pembangunan ke arah Bandung Timur juga sangat pesat, mulai dari kawasan Gedebage, hingga Ciwastra, karena di kawasan ini dibangun kawasan-kawasan terintegrasi mulai kawasan Teknopolis, Summarecon, Podomoro, dan Stasiun Kereta Api Cepat Bandung Jakarta, sehingga banyak pengembang berburu lahan di kawasan ini.

Banyaknya pembangunan perumahan yang disertai fasilitas-fasilitas wah ini tidak pernah lepas dari keberadaan marketing property, karena banyak pengembang perumahan dengan lokasi strategis dan banyaknya fasilitas ternyata lemah dalam pemasaran. Sehingga peluang menjadi marketing properti sangat lebar.

Jika anda ingin mencoba peruntungan di dunia properti dengan memulainya dari Marketing Property maka diperlukan tekad yang kuat, anda tidak perlu bergabung dengan agency termana untuk menjadi marketing property. Bahkan anda bisa memulainya dari rumah anda tanpa harus setiap hari berada di lokasi perumahan yang anda coba pasarkan. Keuntungan komisi yang anda dapatkan dengan menjadi Marketing Property berkisar 1% hingga 3% dari harga jual rumah yang anda tawarkan. Berikut ini Cara Menjadi Marketing Property Freelance yang handal.

Pelajari Pengetahuan Yang Berkaitan Dengan Property

Mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan akad jual beli mulai dari bentuk-bentuk sertifikat sangat penting. Pelajari juga hal-hal yang berkaitan dengan pajak dan biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen saat membeli rumah. Biasanya anda bisa memperoleh informasi ini saat mendapatkan Product Knowledge  dari Developer Perumahan. Sebelum menambah pengetahuan tidak ada salahnya anda mencoba berkunjung ke salah satu developer perumahan yang ada di dekat rumah anda dan menanyakan segala hal yang berkaitan dengan cara bergabung menjadi marketing property disana.

Jika anda berencana bergabung menjadi Marketing Property Freelance di Nouka Village, anda cukup datang ke kantor pemasaran dan mengutarakan keinginan anda untuk menjadi marketing property freelance. Jika anda belum mempunyai pengetahuan yang cukup biasanya developer akan menyediakan waktu khusus untuk mengadakan pelatihan terkait pemasaran rumah di perumahan Nouka Village. Jika tidak ada pelatihan anda cukup bertanya banyak hal kepada tim yang sedang piket di lokasi.

Pelajari Pengetahuan Berkaitan Dengan Pemasaran

Marketing property sebaiknya mempelajari berbagai macam aktivitas berkaitan dengan dunia pemasaran, mulai dengan cara promosi, cara berkomunikasi dengan calon pembeli dan sebagainya. Pelajari hal-hal yang berkaitan dengan promosi online dan promosi offline. Anda bisa membaca buku untuk meng-upgrade teknik-teknik pemasaran di era digital sekarang.

Direct Selling Kepada Lingkaran Pertama Anda

Direct selling adalah cara berjualan kepada konsumen dengan cara tatap muka atau face to face dengan calon pembeli atau cabuy secara langsung. Berdasarkan pengalaman banyak marketing property freelance direct selling paling mudah dilakukan kepada lingkaran pertama. Karena trust yang terjalin lebih tinggi, dan suasana lebih nyaman dan lebih hangat peluang untuk terjual lebih tinggi.

Kesabaran dan Ketekunan adalah Kunci Penting sebagai Marketing Property Freelance

Kesabaran dan ketekunan adalah dua hal yang saling berkaitan sama lain dalam memasarkan properti. Dua kata yang mudah terucap namun sulit dipraktekan, banyak orang mulai menyerah dalam awal bulan pertama mencoba terjun sebagai marketing property freelance. Beberapa orang mulai menampakkan hasil setelah mencoba terjun selama 3 bulan pertama, beberapa orang yang lain setelah 5 bulan pertama bahkan ada yang setelah 1 tahun pertama. Namun semua itu akan terbayar lebih besar dari waktu yang kita habiskan untuk memasarkan property. Tanam dalam benak anda, setiap orang memiliki waktu sukses yang berbeda, yang kita lakukan hanyalah berikhtiar dan niatkan untuk membantu orang menemukan rumah idaman anda. (WJ).